Terima Peragi, Wapres Ma’ruf Ingin Pesantren Mampu Mencetak Wirausaha Muda
By Admin

nusakini.com - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menginginkan pesantren sebagai tempat pelatihan dan magang untuk mencetak santri yg memiliki jiwa wirausaha. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin ketika menerima kunjungan Persatuan Agronomi Indonesia (Peragi), di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
“Pesantren memilki peran penting dalam mencetak SDM handal, untuk itu perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren menjadi sangat serius untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ucap Ma’ruf Amin, pada Senin (2/3/2020).
Peragi sendiri merupakan organisasi profesi yang terdiri dari para peneliti, pengajar, birokrat, dan pelaku usaha, termasuk para pioner wirausaha industri Startup dari generasi milenial. Peragi saat ini diketuai Andi M. Syakir.
“Peragi sebagai organisasi profesi, bagian anak bangsa ikut bertanggungjawab dan mendukung pembangunan pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan dan peningkatan ekspor,” kata Syakir.
Ia menyebutkan, dalam menjalankan misinya, yakni meningkatkan profesionalisme SDM di bidang ilmu agronomi, Peragi memiliki program kerja yang di sebut dengan Pembangunan Pertanian Berbasis Komunitas, yang mengacu kepada upaya pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan. Program ini kemudian dijabarkan dengan Gerakan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Berbasis Agribisnis.
“Santritani Preneur merupakan model pengembangan agribisnis berbasis komunitas, yang memanfaatkan sumberdaya lahan miliki pesantren dan masyarakat sekitarnya dan dapat bermitra dengan swasta dalam manajemen, permodalan dan pemasaran,” katanya.
Kepada Peragi, Wapres Ma’ruf berharap Peragi terus mendukung program.pemerintah khususnya bidang pertanian sekaligus mampu memberikan kontribusi pemikiran dan aksi lapang dalam meningkatkan pendapatan petani.
“Pertanian menjadi sangat penting peranannya terutama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan terutama dalam upaya ketahan dan swasembada pangan, untuk itu, upaya memajukan pembangunan pertanian membutuhkan kerjasama semua pihak,” tutur Ma’ruf Amin. (pr/eg)